Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono, mengatakan pelaku penipuan dan penggelapan mengakui korban di perkirakan sebanyak 153 orang dengan jumlah uang yang di terima sebanyak Rp600 juta.Pelaku menerima uang sebesar Rp4 juta hingga Rp7 juta yang di lakukan sejak Bulan Agustus 2022 lalu.

“Hasil dari melakukan penipuan, pelaku menggunakan uang tersebut untuk keperluan sehari hari dan membuka butik baju,” jelas Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono dalam konfrensi persnya. 

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono mengatakan untuk saat ini sudah didata sebanyak 153 korban, jika masih ada korban lagi silahkan datang ke Polresta Barelang dan dicek apakah betul pelaku yang sama dan modus yang sama

Baca Juga: Kolonel Inf Tommy Anderson Sambut Kunjungan Kajari Tanjungpinang Penuh Rasa Kekeluargaan Serta Kesederhanaan

“Jadi perlu kita lakukan ekspos ke media dan agar masyarakat paham jika akan bekerja di suatu perusahaan pasti melalui tes dan interview, jangan tergiur iming iming tanpa tes dengan memberikan uang,” pungkasnya. 

Terkait dengan perbuatannya para pelaku penipuan dan penggelapan melanggar Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 Tahun Penjara.***