HARIANMEMOKEPRI.COM – Praktik penipuan berkedok penjualan tiket kapal kembali terjadi di tengah tingginya arus mudik Lebaran.

Kali ini, Satgas Gakkum Operasi Ketupat Seligi 2026 Polda Kepri berhasil membongkar aksi percaloan tiket kapal di Pelabuhan Batu Ampar, Batam.

Kasus ini terungkap setelah seorang warga melaporkan dirinya menjadi korban penipuan saat hendak mencarikan tiket kapal tujuan Batam–Belawan.

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, menjelaskan bahwa korban awalnya ditawari tiket oleh seorang pria berinisial RS saat berada di pelabuhan.

“Korban kemudian sepakat membeli tiket seharga Rp450 ribu dan menyerahkan uang serta data penumpang. Namun setelah itu, tiket tidak pernah diberikan dan pelaku menghilang,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (17/3/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menetapkan RS (59) sebagai tersangka utama.

Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Ronni Bonic, mengungkapkan bahwa dalam pengungkapan kasus ini, pihaknya juga mengamankan empat orang lainnya yang diduga terlibat dalam jaringan percaloan.

“Para pelaku memiliki peran masing-masing, mulai dari mencari korban, berkomunikasi hingga menerima uang pembayaran,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit handphone dan uang tunai hasil penipuan.

Modus yang digunakan tergolong sederhana namun efektif, yakni memanfaatkan situasi kelangkaan tiket saat musim mudik.

Pelaku menawarkan tiket dengan harga lebih tinggi, tetapi setelah uang diterima, tiket tidak pernah diserahkan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 494 KUHP dengan ancaman denda maksimal Rp10 juta.

Polda Kepri pun mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli tiket, terutama dari pihak yang tidak resmi.

Polisi juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk percaloan dan pungutan liar di kawasan pelabuhan.

Selain itu, masyarakat diminta segera melapor jika menemukan praktik serupa, serta dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.