HARIANMEMOKEPRI.COM — Pernahkah anda mendengar lagu dangdut koplo saat lagi santai maupun bekerja?
Musik dangdut koplo ketika mendengarkan seolah-olah kita ingin bergoyang karena alunan musik yang begitu menggugah semangat.
Apalagi jika ada lagu yang sedang viral saat ini, sudah ada yang muncul versi Dangdut Koplo oleh para pecinta musik dangdut koplo tersebut.
Baca Juga: Bagaimana Penggunaan Alat Bubu Raga Dalam Menangkap Kepiting Bakau? Berikut Penjelasannya
Bisa dibilang, di antara penyanyi dangdut koplo yang ada di Tanah Air, sebut saja Via Vallen dan Nella Kharisma menjadi yang paling populer.
Via Vallen dengan lagu Sayang, sementara Nella Kharisma dengan Jaran Goyang. Tidak hanya lagu-lagunya saja yang bisa berhasil membuat banyak orang bergoyang, tapi juga sorakan usil seperti halnya “Hak e hak e, buka sitik joss!” yang menyelip di lagu membuat dangdut koplo makin diminati.
Baca Juga: Usai Direvitalisasi, Masjid Jamik Sultan Lingga Lebih Menawan
Ternyata, dangdut koplo tidak serta merta ada. Munculnya karena banyak penikmat dangdut yang sudah mulai jenuh dengan musik dangdut asli.
Karena hal itulah musisi di Jawa Timur, terutama di pesisir Pantura mengembangkan Dangdut Koplo. Beda dangdut koplo dan dangdut asli adalah penambahan kendang kempul, yaitu musik etnik dari Banyuwangi, Jawa Timur.
Baca Juga: Gubernur Ansar Ahmad Resmikan Ruang Praktek Siswa SMK Negeri 1 Bintan Utara
Dangdut berasal dari orkes Melayu yang nuansanya sangat dipengaruhi musik populer Timur Tengah dan India. Dengan segala kekhasan yang dimiliki oleh dangdut
Musik ini mulai dikenal pada 1950-1960. Kala itu, muncullah musisi-musisi seperti halnya Ellya Khadam, Munif Bahasuan, dan A. Rafiq.
Tidak hanya itu saja yang bikin musik dangdut makin kondang di berbagai penjuru negeri. Raja Dangdut, Rhoma Irama dengan segala ciri khas yang dimilikinya, juga membuat musik yang identik dengan gendang dan sulingnya ini makin terkenal saja. Selain konser-konser, ia juga kerap membawakan lagu-lagunya ke berbagai film yang dimainkannya.
Baca Juga: Beri Motivasi Pelajar, Ansar Membaur Bersama Putra-Putri SMAN 1 Bintan Utara
Sampai akhirnya di tahun 1980-an dan 1990-an, dangdut yang awalnya selalu identik dengan Melayu dan India perlahan menjadi sesuatu yang Nasional. Lalu era 2000-an.
Dangdut bertransformasi menjadi sesuatu hal berbau kedaerahan atau etnik. Berkembanglah berbagai aliran dangdut itu sendiri di berbagai daerah. Seperti halnya di Jawa Timur ini muncullah Dangdut Koplo.
Baca Juga: Pemprov Kepri Lanjutkan Program Mubaligh Hinterland di Tahun 2023
Awalnya, dangdut koplo hanya kondang di Jawa Timur saja, namun beberapa tahun kemudian sudah meluas ke berbagai tempat, seperti halnya Jogja dan beberapa kota lainnya di Indonesia.
Yang membuat popularitas musik koplo di Indonesia makin terkenal adalah fenomena goyang ngebor Inul Daratista yang sempat bermasalah dengan Rhoma Irama.
Baca Juga: Film Mangkujwo 2 Kisah Sekte Pemuja Setan Cek Sinopsis dan Jadwal Tayang
Pro kontra yang terjadi pada dangdut koplo malah membuat artis-artis lainnya bermunculan. Sebut saja Uut Permatasari, Anisa Bahar, Dewi Persik, Trio Macan dan masih banyak lagi yang lainnya.
Bahkan dengan segala kontroversi yang ada, musik koplo sekarang ini makin berjaya. Bahkan, Via Vallen dan Nella Kharisma makin dielu-elukan.***

