HARIANMEMOKEPRI.COM — Lagu Minang tidak pernah habisnya untuk selalu didengar oleh para penikmat music.
Awalnya Lagu Minang ini mengisahkan tentang masalah kehidupan di tengah masyarakat hingga masa percintaan.
Baca Juga: Berawal Dari Nongkrong Bersama Forum RT RW, Turnamen Futsal Hingga Malam Hiburan Dapat Terlaksana
Berjalannya waktu, kini Lagu Minang kembali banyak dinyanyikan para kawula muda dengan mengubah genre musik dan tidak mengubah makna lagu yang dinyanyikan.
Seperti salah satunya Lagu Minang Risaulai ciptaan Tiar Ramon yang dipopulerkan Elly Kasim di era tahun 70 an tersebut kini kembali muncul di tengah masyarakat.
Lagu Minang Risaulai ini dinyanyikan Eno Viola Feat Dayu Koto lewat genre Hip Hop dan Rapper (Dayu Koto) di Channel Youtube Sakato eDm berdurasi 5:58 menit lagu tersebut membuat yang mendengarkan semakin terpacu untuk bergoyang.
Berikut lirik Lagu Minang Risaulai ciptaan Tiar Ramon.
Hari raba’a pukua satu 2x
(Hari Rabu Pukul satu) 2x
Urang manembak si buruang nuri
(Orang menembak burung nuri)
Baca Juga: Tanjungpinang Dan Bintan Diprakirakan Hujan Disertai Angin Kencang
Kanai si kikik nan sadang tabang
(Terkena kikik sedang terbang)
Jatuah badarai si bungo lado
(Jatuh berserak bunga cabai)
Lai sarawa tak babaju 2x
(Punya celana tapi tak berbaju) 2x
Baca Juga: Pulau Penyengat Tanjungpinang Dinobatkan Juara I Desa Wisata Pada Ajang ADWI Kemenparekraf 2023
Jo a den tampuah galanggang rami
(Dengan apa ditempuh tempat yang ramai)
Mangko den duduak balangang – langang
(Maka saya duduk bersantai santai)
Jatuah badarai si aia mato
(Jatuh menetes air mata)
Barakik-rakik kito ka hulu
(Berakit rakit kita ke hulu)
Baca Juga: Mahfud MD dan Yasonna Laoly Bertemu Eks MAHID di Belanda Bahas Pelanggaran HAM Serta
Baranang-ranang yo ka tapian
(Bersenang senang di tepian)
Bia basakik kito dahulu, sayang
(Biar sakit kita dahulu sayang)
Asa lai sanang yo kamudian
(Asalkan senang di kemudian).
Bada kariang parancah paku
(Sungai kering paku perencah)
Paku digulai anak Rang Lolong
(Paku digulai anak lolong)
Bia lah kariang banda di hulu, sayang
(Biarlah kering sungai di hulu sayang)
Ka bakeh hujan den mintak
(Kepada hujan ku meminta)
O risaulai …
O risaulai …
Pada menit 2:20 Dayu Koto sang Rapper Minang mulai aksinya di pertengahan lagu yang dinyanyikan Eno Viola. Dan tercipta satu kolaborasi sehingga lagu Risaulai enak didengar di waktu santai maupun saat bekerja.
Dalam Lagu Minang Risaulai terdapat bahasa pepatah yang sering didengar “Barakik-rakik kito ka hulu Baranang-ranang yo ka tapian, Bia basakik kito dahulu asa lai sanang yo kamudian”
Baca Juga: Hidupkan Kisah Klasik Dalam Tanjungpinang Fest Dengan Tajuk Hang Nadim Pada Teater Bangsawan Melayu
Jika diartikan dalam bahasa Indonesia Berakit rakit dahulu berenang renang ke tepian. Bersakit sakit dahulu bersenang kemudian.
Maknanya adalah jika seseorang merasa gundah gulana apa yang dikerjakan selalu gagal maka rasa optimis dan keyakinan yang kuat maka bisa merasakan kesenangan.
Baca Juga: Makna Mendalam Pada Lagu Taluko Lidah Tak Batulang, Berikut Penjelasan Hingga Lirik Lagu
Oleh karena itu pesan yang terkandung dalam Lagu Minang Risaulai ini yakni jika ingin meraih suatu kesuksesan dimasa depan maka jalani prosesnya walaupun itu sakit untuk dijalankan.

