Menurutnya, letak hotel yang strategis di pusat Kota Tanjungpinang menjadi salah satu alasan banyak tamu memilih menginap.
Selain dekat dengan pusat kuliner, hotel juga memiliki akses mudah menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tugu Sirih, dan sejumlah objek wisata lainnya.
Lina berharap pemerintah terus menghadirkan berbagai agenda berskala provinsi maupun nasional di Tanjungpinang karena terbukti mampu menggerakkan sektor jasa, khususnya perhotelan.
“Kami berharap semakin banyak kegiatan besar digelar di Tanjungpinang sehingga tingkat hunian hotel tetap tinggi dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” katanya.
Peningkatan serupa juga dirasakan Hotel Alltrue. Sales Marketing Hotel Alltrue, Alex Fatrisman, mengungkapkan seluruh kamar hotel terjual habis selama pelaksanaan MTQ XII.
Selain melayani kafilah Kabupaten Bintan, hotel tersebut juga menerima rombongan wisatawan mancanegara asal Singapura dan Malaysia yang datang secara berkelompok.
Dalam satu kunjungan, rombongan wisatawan asing dapat memesan sekitar 10 hingga 15 kamar.

