Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany mengatakan kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan para pelaku usaha di tengah kondisi ketersediaan bahan pokok yang mulai menipis.
“Seperti contoh Minyakita, di pasaran harga HET-nya Rp15.700, di sini harganya Rp15 ribu, jadi satu orang dapat dua liter,” katanya.
Riany menyebutkan, hingga menjelang siang sebanyak 180 dus Minyakita telah terjual dan menjadi komoditas yang paling banyak diburu masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.
“Tadi pertama sudah terjual 100 dus dari D Sayur dan Bulog, mereka menambah lagi stok 50 dan 30 dus,” tuturnya.
Salah seorang warga Km 16, Suci mengaku sangat terbantu dengan adanya Operasi Pasar Murah tersebut karena harga kebutuhan pokok jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
“Saya tadi belanja beras, telur ayam dan beli minyak. Harga di pasar sangat berbeda dengan di sini, terutama minyak merek Fortune di pasar Rp20 ribu, di sini Rp15 ribu. Beras di pasar harganya bisa mencapai Rp60 ribu,” kata Suci.

