“Justru itu untuk mengatasi tingginya harga naik kita adakan Operasi Pasar Murah. Kita juga melihat antusias warga dalam membeli minyak dan beras,” ujar Raja Ariza.
Ia menambahkan, Pemko Tanjungpinang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus melakukan intervensi dan rapat koordinasi pengendalian serta pengawasan harga kebutuhan pokok di pasaran.
“Karena memang minyak itu agak langka sedikit karena kuota yang kita dapati tidak terlalu banyak, namun dapat kita layani bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Distributor Barang Pokok (Adibapok), M Sadmi Al Qayyum menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemko Tanjungpinang dan sejumlah distributor lainnya turut mendukung pelaksanaan Operasi Pasar Murah tersebut.
Menurutnya, distributor seperti Bulog, D Sayur, Sari Mart hingga petani lokal ikut berpartisipasi dalam menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.
“Terima kasih tak terhingga dalam Operasi Pasar Murah ini dalam menyambut Iduladha. Alhamdulillah sangat antusias luar biasa sehingga cukup membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat,” ungkapnya.

