Dio mengungkapkan hingga saat ini sudah terdapat 22 produk UMKM lokal yang dipasarkan melalui jaringan Indomaret.

Produk-produk tersebut tidak hanya dijual di Tanjungpinang, tetapi juga telah dipasarkan ke Batam dan Bintan.

“Sampai saat ini ada 22 produk UMKM lokal yang sudah bekerja sama dan berjualan di toko kami. Produk tersebut tidak hanya dipasarkan di Tanjungpinang, tetapi juga sudah masuk ke Batam dan Bintan,” katanya.

Untuk operasional toko, Indomaret akan melayani pelanggan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan sistem dua shift kerja. Selain itu, setiap gerai yang dibuka juga direncanakan dilengkapi fasilitas Point Coffee.

“Insyaallah seluruh gerai yang kami buka nantinya akan memiliki Point Coffee,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyambut baik kehadiran Indomaret sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebutkan, apabila perkembangan usaha berjalan positif, jumlah gerai Indomaret di Tanjungpinang berpotensi bertambah hingga 10 gerai pada tahun ini.