Adapun sejumlah kebutuhan pokok yang disediakan dalam pasar murah ini meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, dan cabai. Produk-produk tersebut bersumber dari pelaku usaha lokal maupun luar daerah.

“Untuk cabai, misalnya, ada yang dari petani lokal dan ada juga dari luar Tanjungpinang. Begitu juga gula ada yang kemasan dan ada yang dijual per kilogram. Minyak goreng juga bervariasi, mulai dari premium hingga minyak subsidi,” jelas Riany.

Beberapa mitra yang ambil bagian dalam kegiatan ini di antaranya Sari Mart, D Sayur, Perum Bulog, BUMD Provinsi Kepri, dan pelaku usaha lainnya.

Disdagin juga memastikan setiap stan dilengkapi dengan daftar harga agar masyarakat dapat dengan mudah merencanakan belanja.

“Kami berikan daftar harga agar pembeli bisa merencanakan belanja sejak dari rumah. Ini memudahkan baik penjual maupun pembeli,” pungkas Riany.