Ia juga menyoroti tantangan pemasaran ketika produksi sudah meningkat ke skala besar.
“Kalau produksi sudah besar, yang dibutuhkan itu jalur pemasaran yang jelas. Kami mohon dukungan pemko,” ujarnya.
Dari sektor perbankan, Pimpinan BNI Cabang Tanjungpinang, Landung Wiyoko, memperkenalkan platform ekspor digital melalui Xpora.bni.go.id yang membuka akses UMKM ke pasar internasional.
Platform tersebut memfasilitasi perizinan, pendampingan, hingga business matching dengan pembeli luar negeri, sehingga UMKM tidak hanya menargetkan pasar Singapura dan Malaysia, tetapi juga negara lain seperti Korea dan China.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong UMKM naik kelas, sehingga pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang semakin maju,” kata Landung.
Rapat koordinasi tersebut diikuti sekitar 100 pelaku UMKM, terdiri dari perwakilan IKM Disperindag, Disnaker, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif.
Sejumlah pimpinan perbankan dari Himbara, bank swasta, dan bank daerah juga turut hadir.

