Putra Presiden ke-6 RI ini juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung penuh pembangunan Rempang, dengan catatan kesiapan infrastruktur dasar dan aspek lingkungan hidup tetap menjadi prioritas.
“Secara bertahap, masyarakat akan menerima SHM untuk rumah baru mereka. Mudah-mudahan Rempang Eco-City bisa menjadi pilot project untuk program transmigrasi lainnya di Indonesia,” tambahnya.
Senada dengan AHY, Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, juga memberikan apresiasi kepada BP Batam.
Ia menyebut, pengembangan kawasan permukiman di Rempang berbasis potensi ekonomi lokal akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
“Esensi dari transmigrasi ke depan adalah menciptakan kawasan ekonomi. Kami siap mendukung pembangunan rumah baru dan dermaga nelayan bagi masyarakat Rempang,” ungkap Iftitah.
Ia menegaskan, program transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan juga penataan kawasan secara modern, termasuk pendampingan dalam pengembangan keterampilan untuk menciptakan peluang ekonomi.

