HARIANMEMOKEPRI.COM – Walikota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meresmikan Pelabuhan Internasional Gold Coast di Bengkong Laut, Kota Batam, Senin (14/4/2025).
Pelabuhan ini digadang-gadang menjadi infrastruktur strategis yang akan mempercepat arus kunjungan wisatawan mancanegara serta memperkuat konektivitas Batam sebagai kota perbatasan.
Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak,
Tampak juga Anggota DPR RI Riki Faisal, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau. Selain itu, hadir pula jajaran Forkopimda Kepri, Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra, serta Bupati Anambas, Aneng.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan infrastruktur di Batam.
Ia menegaskan bahwa kota yang berada di kawasan strategis ini terus bertransformasi sebagai pintu gerbang Indonesia di wilayah barat.
“Semoga fasilitas ini memberi manfaat besar, tidak hanya bagi Batam, tetapi juga bagi Provinsi Kepulauan Riau dan Indonesia secara keseluruhan,” kata Amsakar.
Amsakar juga menyoroti peran Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang terus berkembang dalam enam dekade terakhir.
Menurutnya, keberadaan pelabuhan internasional yang baru ini sangat penting untuk mendukung kelancaran mobilitas orang dan barang, yang menjadi kunci penguatan ekonomi lokal dan daya saing global.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Batam pada 2024 mencapai 1.326.831 orang,
Hal ini meningkat 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah menargetkan angka tersebut naik menjadi 1,7 juta kunjungan pada 2025.
Di akhir sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan pelabuhan ini dengan sebaik-baiknya.
“Kita ingin Batam makin maju, makin terbuka, dan tetap menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali. Pelabuhan ini adalah simbol kemajuan dan semangat baru Batam,” tutupnya.

