Beberapa poin strategis yang diusung meliputi penguatan daya saing ekonomi, peningkatan kualitas SDM, reformasi birokrasi, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, hingga pelestarian budaya lokal.

Amsakar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BP Batam, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

“RPJMD ini akan menjadi alat untuk merealisasikan seluruh janji kampanye kami. Maka kami mengajak semua pihak memberikan masukan agar dokumen ini benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat Batam,” tambahnya.

Ia juga menyoroti capaian positif pembangunan Batam saat ini, seperti pertumbuhan ekonomi yang meningkat, perbaikan indeks pembangunan manusia (IPM),

Penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, serta program sosial seperti subsidi pendidikan, bantuan lansia, UHC yang mencapai 93 persen, dan perlindungan pekerja rentan.

“APBD kita langsung menyentuh masyarakat. Ini bukti bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Amsakar menekankan bahwa kunci utama pembangunan berkelanjutan adalah kualitas manusia.