HARIANMEMOKEPRI.COM – Layanan jaringan Tower BTS 4G Telkomsel di wilayah Kusik dan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas, kini telah kembali normal setelah sempat mengalami gangguan selama hampir tiga bulan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, menyampaikan bahwa pemulihan layanan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan pihak operator.

“Alhamdulillah, saat ini jaringan di wilayah Kusik dan Jemaja Barat telah kembali normal. Kami akan terus melakukan koordinasi dan berupaya agar jaringan internet di Anambas tetap stabil, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pesisir,” ujarnya.

Abdul Kadir menjelaskan bahwa gangguan sebelumnya disebabkan faktor teknis dan geografis, seperti keterbatasan akses transportasi bagi teknisi yang berbasis di Natuna, serta pengiriman perangkat pengganti dari Jakarta untuk komponen yang rusak.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kusik dan Jemaja Barat atas ketidaknyamanan selama gangguan, yang disebabkan kendala teknis dan geografis dari pihak operator,” tambahnya.

Selain itu, Abdul Kadir juga mengapresiasi Telkomsel dan tim teknisi dari Vendor PT. Berca Hardaya Perkasa yang menunjukkan respons cepat dalam menangani masalah jaringan tersebut.

Hasil uji lapangan yang dilakukan menunjukkan jaringan 4G di wilayah tersebut kini stabil.

Pengukuran menggunakan aplikasi Speedtest dan G-NetTrack mencatat kecepatan unduh mencapai 33,7 Mbps dan kecepatan unggah 17,9 Mbps.

Kualitas sinyal terpantau baik dengan nilai RSRP -95 dBm dan SNR 23, menandakan tingkat interferensi rendah.

Dari sisi perangkat, pengujian teknis menunjukkan nilai VSWR dalam batas normal, yakni 1,21 pada PA-ANT1 dan 1,20 pada PA-ANT4.

Tidak ditemukan alarm aktif pada sistem, menandakan seluruh perangkat berfungsi dengan baik.

Salah satu sesepuh masyarakat Desa Sunggak, Jemaja Barat, M. Nasir atau yang biasa dipanggil Pak Yak, mengungkapkan rasa syukurnya atas pulihnya layanan jaringan.

“Setelah hampir tiga bulan mengalami gangguan, kini jaringan sudah kembali normal. Hal ini sangat membantu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kembalinya layanan jaringan 4G ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap aktivitas masyarakat, termasuk sektor pendidikan, pemerintahan, dan ekonomi digital, dapat kembali berjalan lancar serta mendorong peningkatan produktivitas di daerah.