HARIANMEMOKEPRI.COM – MTs Al-Ma’arif Jemaja menggelar acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Gedung Sri Lanang, Letung, Sabtu (6/6/2026) malam.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum kebangkitan madrasah yang dalam setahun terakhir kembali menunjukkan perkembangan positif dan semakin mendapat kepercayaan masyarakat.
Sebanyak lima siswa kelas IX MTs Al-Ma’arif Jemaja secara resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah.
Dalam sambutan Asisten III Sekretariat Daerah Saidina mengajak kepada para guru yang telah mendedikasikan diri untuk mendidik dan membentuk karakter generasi muda.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung pendidikan anak-anak mereka hingga menuntaskan jenjang pendidikan di MTs Al-Ma’arif Jemaja.
Kepada para lulusan, Saidina menitipkan empat pesan penting sebagai bekal menghadapi masa depan.
Pertama, para siswa diminta untuk terus melanjutkan pendidikan dan tidak pernah berhenti menuntut ilmu.
“Teruslah belajar dan jangan pernah berhenti menuntut ilmu untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Pesan kedua, ia mengingatkan para lulusan agar menjadi pribadi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Menurutnya, kecerdasan harus diimbangi dengan etika dan moral yang baik.
“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik,” katanya.
Pesan ketiga, Saidina mengajak para siswa menjadi generasi yang tangguh, pantang menyerah, disiplin, dan memiliki semangat kerja keras dalam meraih cita-cita.
Sementara pesan keempat, ia berharap para lulusan mampu menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, masyarakat, dan daerah melalui kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Saidina juga menyinggung perjalanan MTs Al-Ma’arif Jemaja yang sempat menghadapi masa sulit hingga hampir menghentikan operasionalnya.
Namun berkat dukungan masyarakat dan kerja sama berbagai pihak, madrasah tersebut kini kembali bangkit dan berkembang.
“Kita sama-sama mengetahui bahwa MTs Al-Ma’arif pernah berada pada kondisi yang cukup berat dan hampir tutup. Namun berkat doa, dukungan masyarakat, dan kerja sama semua pihak, Alhamdulillah hari ini sekolah ini mulai bangkit dan berkembang lebih baik,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan dan kemajuan MTs Al-Ma’arif Jemaja sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berperan mencetak generasi muda yang berilmu dan berakhlak.
Sementara itu, Ketua Pendidikan Yayasan MTs Al-Ma’arif Jemaja, Iskandar mengatakan bahwa satu tahun terakhir menjadi periode penting dalam upaya menghidupkan kembali madrasah yang sempat mengalami berbagai tantangan.
“Alhamdulillah, dalam masa satu tahun kepengurusan ini kita bisa melihat perubahan yang nyata. Semangat belajar siswa kembali tumbuh, kedisiplinan semakin baik, hubungan antara guru dan wali murid semakin erat, serta kepercayaan masyarakat kepada MTs Al-Ma’arif Jemaja kembali meningkat,” ujarnya.
Menurut Iskandar, meningkatnya kepercayaan masyarakat terlihat dari tingginya antusiasme warga yang hadir dalam acara perpisahan tersebut.
Dirinya menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, mulai dari pengurus yayasan, tenaga pendidik, orang tua, siswa hingga masyarakat Jemaja.
Pada kesempatan itu, Iskandar juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kepulauan Anambas atas perhatian dan dukungannya terhadap keberlangsungan pendidikan agama di daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kepulauan Anambas yang telah memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah agama di lingkungan kami. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memajukan MTs Al-Ma’arif Jemaja,” katanya.
Kepada para siswa yang dilepas, Iskandar berpesan agar terus menjaga nama baik almamater dan menjadi generasi Qurani yang cerdas serta berakhlak mulia.
“Ke mana pun kalian melangkah nanti, bawalah nama baik MTs Al-Ma’arif Jemaja dan jadilah cahaya di tempat kalian berada,” pesannya.
Selain prosesi pelepasan siswa, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa, seperti Tari Aceh Pasaman, pertunjukan marawis bernuansa Islami, pembacaan puisi, dan sejumlah penampilan lainnya yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.
Pada kesempatan yang sama, pihak MTs Al-Ma’arif Jemaja memberikan penghargaan kepada sejumlah tenaga pengajar, kepala sekolah negeri di wilayah Jemaja, serta para pemuda yang selama ini turut mengabdikan diri mengajar di madrasah tersebut secara sukarela.
“Penghargaan ini merupakan bentuk rasa hormat dan terima kasih kami kepada para guru, kepala sekolah, dan pemuda yang telah membantu mengajar di MTs Al-Ma’arif Jemaja tanpa pamrih. Dedikasi mereka menjadi bagian penting dalam perjalanan kebangkitan madrasah yang kita cintai ini,” ujar Iskandar.
Suasana haru mewarnai jalannya acara ketika para siswa, guru, dan orang tua saling memberikan ucapan perpisahan.
Meski hanya melepas lima siswa, kegiatan tersebut menjadi simbol semangat baru bagi MTs Al-Ma’arif Jemaja untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Kecamatan Jemaja.
Menutup sambutannya, Saidina mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, keterampilan, dan keahlian demi mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Kita membutuhkan generasi yang memiliki ilmu, keterampilan, dan keahlian. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Kepulauan Anambas, kampung halaman yang kita cintai ini,” ujarnya.

