HARIANMEMOKEPRI.COM — Anambas. Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama di lingkungan Polres Kepulauan Anambas, Senin (6/10/2025).
Upacara yang digelar di Lapangan Apel Catur Prasetya Polres Kepulauan Anambas itu dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh Wakapolres Kompol Shallahuddin, S.H., para pejabat utama (PJU), serta seluruh personel Polres.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa posisi strategis di jajaran Polres mengalami pergeseran, di antaranya Kabag SDM, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, dan Kapolsek Palmatak, disertai penyerahan tugas dan tanggung jawab Kasikum Polres Kepulauan Anambas.
Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab yaitu:
AKP SM. Simanjuntak menggantikan AKP Joko Setiasno sebagai Kabag SDM.
AKP Bambang Sutmoko, S.H. menggantikan Iptu Alfajri, S.H. sebagai Kasat Reskrim.
Iptu Kristian menggantikan AKP SM. Simanjuntak sebagai Kasat Narkoba.
Iptu Raja Martogi Sitompul menggantikan Iptu Ilhamidi sebagai Kasat Samapta.
Iptu Ilhamidi menggantikan Iptu Kristian sebagai Kapolsek Palmatak.
Sementara itu, Iptu Benny menerima penyerahan tugas dan tanggung jawab sebagai Ps. Kasikum Polres Kepulauan Anambas.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja.
“Mutasi jabatan adalah bagian dari dinamika Polri. Ini bukan hanya tentang perubahan struktur, tapi juga tentang semangat baru dan tanggung jawab yang harus dijaga dengan dedikasi tinggi,” ujarnya.
Kapolres juga berpesan agar pejabat baru mampu cepat beradaptasi, menjaga integritas, dan memahami karakter wilayah serta masyarakat.
“Pahami kondisi wilayah, kenali masyarakatnya, dan hadirkan Polri yang humanis. Kinerja harus diiringi dengan loyalitas dan keikhlasan dalam pengabdian,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa pergantian pejabat bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan yang menuntut tanggung jawab moral dan profesional.
“Setiap jabatan adalah amanah. Mari kita jaga nama baik institusi dengan kerja nyata, disiplin, dan semangat melayani masyarakat,” pungkasnya.

