HARIANMEMOKEPRI.COM – Dua nelayan berhasil diselamatkan setelah kapal pompong mereka tumpangi mengalami mati mesin di perairan Kepulauan Anambas, Senin (20/4/2026) dini hari.
Insiden tersebut pertama kali dilaporkan ke Kantor SAR Natuna melalui Pos SAR Anambas.
Mendapat laporan itu, tim SAR langsung bergerak cepat melakukan upaya pencarian dan evakuasi terhadap korban terombang-ambing di laut sejak sekitar pukul 03.30 WIB.
Pada pukul 09.30 WIB, tim SAR gabungan diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna menuju lokasi kejadian.
Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area yang diduga menjadi titik keberadaan korban.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengungkapkan bahwa kedua nelayan akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Keduanya berada pada koordinat 3° 17.064′ LU dan 106° 9.342′ BT, atau sekitar 10 mil laut dari Pos SAR Anambas.
“Alhamdulillah, kedua korban atas nama Hasan dan rekannya Evan ditemukan selamat dan berhasil dievakuasi. Seluruh unsur yang terlibat juga kembali dengan aman,” ujar Abdul Rahman.
Ia menambahkan, keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, di antaranya TNI, Polri, BPBD, HNSI, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Sekitar pukul 11.32 WIB, kedua nelayan tersebut telah dipulangkan kepada keluarga masing-masing.
Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing.
SAR Natuna mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk selalu memastikan kesiapan kapal sebelum berlayar, termasuk kondisi mesin, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

