“Sementara masih berpedoman pada aturan lama, karena jabatan BPD ini habis bulan Juni. Artinya sebelum Juni sudah harus ada pemilihan,” jelasnya.

22 Kepala Desa Akhiri Masa Jabatan

Selain BPD, Dinas PMD juga mencatat sebanyak 22 kepala desa di beberapa kecamatan akan mengakhiri masa jabatan pada 2026.

Beberapa di antaranya Kepala Desa Piasan (Siantan Utara), Kepala Desa Teluk Bayur (Kute Siantan), serta Kepala Desa Matak yang saat ini dijabat sementara oleh Adnan sebagai PAW.

Selain itu, Kepala Desa Batu Ampar dan Kepala Desa Payamaram juga dijabat oleh pejabat antar waktu (PAW).

Sejumlah kepala desa lainnya seperti Belibak, Air Putih, Serat, Temburun, Tarempa Selatan, Tarempa Timur, Tarempa Barat Daya, Pesisir Timur, Sri Tanjung, Telaga, Lingai, Air Bini, Liuk, Teluk Sunting, Landak, dan Batu Berapit juga akan menyelesaikan masa jabatan pada tahun yang sama.

Tahapan Pilkades Dimulai Juli 2026

Untuk pelaksanaan Pilkades, tahapan awal direncanakan dimulai pada Juli 2026 dengan pembentukan panitia di tingkat desa.

Namun, pelaksanaan teknis Pilkades masih menunggu regulasi turunan dari pemerintah pusat terkait perubahan masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun.

Menurut Awaludin, perbedaan jumlah desa yang melaksanakan pemilihan BPD dan Pilkades disebabkan masa jabatan yang tidak berakhir secara serentak. Hal ini berkaitan dengan kebijakan Pilkades serentak yang mulai diterapkan sejak 2017.

“Dulu Pilkades tidak serentak. Setelah 2017 mulai serentak, sehingga masa jabatan kepala desa sekarang berakhir tidak bersamaan,” katanya.