“Kita menggantungkan hidup dari laut. Karena itu, mari bersama-sama menjaga laut dan ekosistemnya. Jangan menggunakan obat ataupun alat yang dapat merusak habitat laut, termasuk terumbu karang,” katanya.

Sementara itu, perwakilan HNSI Kecamatan Palmatak, Yupin, mengajak seluruh nelayan untuk mengedepankan sikap kekeluargaan dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul di lapangan.

Menurutnya, penyelesaian konflik melalui musyawarah merupakan langkah penting untuk menjaga hubungan baik antarnelayan sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor perikanan.

Melalui mediasi yang difasilitasi HNSI, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan berkomitmen untuk saling menghormati hak serta aktivitas masing-masing di wilayah penangkapan ikan.

Kesepakatan tersebut diharapkan mampu menjaga hubungan harmonis antarnelayan serta menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan perairan Desa Lidi dan Desa Ladan, Kecamatan Palmatak.