“Kami ingin perjuangan ini tetap solid demi masa depan generasi berikutnya. Dengan kabupaten baru, pelayanan akan lebih dekat, dan potensi Jemaja dapat dikelola maksimal,” katanya.
Diskusi juga membahas penyusunan dokumen pendukung, pemetaan potensi daerah, serta strategi advokasi ke pemerintah pusat. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sebagai wujud komitmen seluruh peserta.

