HARIANMEMOKEPRI.COM — Abrasi yang terjadi akibat banjir rob di Kabupaten Kepulauan Anambas kembali menimbulkan dampak serius.
Di wilayah Pasir Panjang, Desa Landak, Kecamatan Jemaja, kondisi jalan provinsi yang berada tepat di bibir pantai semakin memprihatinkan.
Badan jalan terus terkikis ombak hingga sebagian aspal kini hilang, berlubang, dan menggantung karena tanah penopangnya sudah tergerus habis. Kejadian ini terlihat jelas pada Senin (8/12/2025).
Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital penghubung masyarakat menuju Desa Rewak, Pantai Kusik, hingga ke wilayah Kecamatan Jemaja Barat.
Jika abrasi terus berlanjut tanpa penanganan darurat, akses transportasi masyarakat dikhawatirkan akan terputus total.
Kerusakan jalan ini sebelumnya sudah diberitakan berbagai media, bahkan sempat ditinjau langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas.
Namun hingga kini, warga menyebut belum ada langkah perbaikan ataupun mitigasi teknis di lapangan.
“Sejak jalan ini mulai terkikis, belum ada gotong royong besar dari kecamatan atau penanganan. Yang pernah memperbaiki hanya pemerintah desa. Kami hanya menunggu, tapi sampai sekarang belum ada tindakan,” ujar salah seorang warga setempat.

