HARIANMEMOKEPRI.COM — BMKG Tarempa mengeluarkan himbauan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem di Kabupaten Anambas, Rabu (25/2023).

BMKG menyebutkan kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Kepulauan Anambas. Indeks SOI (+17.4) dan NINO 3.4 (-0.59) menunjukkan nilai yang signifikan dimana kondisi tersebut akan mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.

BMKG sendiri menjelaskan bahwa Gelombang Low Frequency dan Rossby yang mencakup wilayah Kepulauan Anambas dapat meningkatkan aktifitas konvektif dan pembentukan awan-awan hujan di daerah tersebut.

Baca Juga: Perayaan Natal Masih di Lakukan Oleh Keluarga Besar Polres Karimun

Pola belokan Angin terpantau masih terdapat di atas wilayah Kepulauan Anambas dan pola Angin Siklonik terpantau di utara Pulau Kalimantan. Peningkatan kecepatan angin mencapai ≥25 knot terpantau di Laut China Selatan hingga Laut Natuna Utara yang mampu meningkatkan potensi gelombang tinggi di perairan tersebut.

Anomali suhu muka laut di wilayah Kepulauan Anambas bernilai positif sehingga menambah massa uap air di wilayah Kepulauan Anambas. Kelembapan udara lapisan atas hingga ketinggian 500 mb diprakirakan dalam kondisi basah (80-90%).