HARIAN MEMO KEPRI, TANJUNGPINANG – Dari laut puluhan perahu karet dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV bergerak dari laut memungut sampah plastik yang berserahkan dilaut dalam kampanye membersihkan pantai Kota Tanjungpinang, Selasa, (22/2017). Terlihat juga, Ratusan warga Kota Tanjungpinang sejak pagi hari berduyun-duyun memadati Anjung Cahaya, Teluk Keriting hingga ke Plantar dua Tanjungpinang turut serta dalam kampanye tersebut. Ajakan sekaligus kampanye dan penyadaran masyarakat tersebut di prakarsai oleh gabungan TNI AL, AD,  AU, Kepolisian, Instansi Pemda Kota Tanjungpinang, dan masyarakat yang bermukim di pesisir pantai Kota Tanjungpinang. Dari pantauan dilapangan,  tumpukan sampah yang menggunung didominasi sampah plastik diangkut puluhan mobil truk dari Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang dan mobil truk TNI/Polri berjejer menampung sampah dari laut dan selanjutnya dibawah ketempat pembuangan akhir sampah. Sementara itu, Penyelenggara yang diinisiasi Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal IV Tanjungpinang ini mengusung tema “Lantamal IV Mengajak Masyarakat Tidak Membuang Sampah Plastik di Sungai dan Laut”. Hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kota Tanjungpinang. “Ini digagas TNI dan Polri merupakan bagian dari kampaye anti sampah dan menginginkan laut dan sungai di Kota Tanjungpinang bebas dari sampah, hal ini membutuhkan peran dan kesadaran  masyarakat yang bermukim disepanjang garis pantai untuk tidak membuang sampah kelaut dan sungai,” ucap Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan,S.H kepada awak media. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono mengaku berterima kasih kepada TNI Angkatan Laut yang sudah mendukung program pemko dalam menangani masalah sampah. “Inilah sinergitaa antara Pemda dan TNI, dimana TNI khususnya Lantamal IV sangat mendukung program pemko,” ujar Riono. Seperti halnya salah satu spot dikota Tanjungpinang khususnya disekitar Pasar Plantar dua, permasalahan sampah yang dibuang kelaut dari dulu sampai sekarang tidak pernah selesai, ini mengindikasikan masih kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri, berbagai upaya terobosan dilakukan oleh Pemko Kota Tanjungpinang untuk mengatasi sampah plastik yang berserahkan dilaut. “Sekitaran Plantar dua masih banyak sampah yang di buang oleh masyatakat sekitar, ya tentu ini merupakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menangani sampahnya,”ucapnya. (CR003)