HarianMemoKepri.com, Peristiwa –Â MV (26) seorang warga Jakarta Pusat ini ditemukan tewas di selokan samping Bank Papua depan Thamrin City, Jalan Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, (08/1). Seperti yang dilansir oleh Tribunnews.com, MV diketahui tewas akibat bunuh diri, dan ironisnya sang suami S (28) mengakui bahwa MV meninggalkan rumah dikarenakan ingin membeli bubur untuk sarapan pagi bersama keluarga. “Dia (Korban-red) bilang ke saya kalau mau beli bubur untuk makan nanti, jadi saya izinkan pergi, setelah beberapa lama kok tidak pulang-pulang dan saya dapat info istri saya meninggal,” ujar S sambil menitiskan air mata saat diwawancarai awak media. S juga menambahkan bahwa hubungan dengan istrinya baik-baik saja, sehingga tidak diketahui sebab pasti bunuh dirinya MV “Tidak ada masalah apa-apa, kami baik-baik saja, cuma beberapa hari ini saya melihat wajahnya sedikit murung, setiap saya tanya dia bilang tidak kenapa-kenapa,” tambahnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap suami MV untuk menggali informasi. “Suaminya sudah kami interogasi, yang bersangkutan meningalkan rumah dan beli bubur, tahu-tahu ada di selokan dekat bank,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya. Argo mengemukakan, MV diduga bunuh diri dengan motif terbebani selama bekerja. MV diketahui bekerja di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Polisi masih mendalami dugaan motif lain dalam kasus ini. “Keterangan suami, yang bersangkutan seperti mengalami kelebihan beban dalam bekerja. Ini untuk sementara itu motifnya. Kami masih dalami lagi,” ujar Argo. Menurutnya, ditambah keterangan dua orang saksi, MV ditemukan dalam posisi terletak di selokan atau got samping Bank Papua dan sudah tidak bernyawa. Menurut informasi dilapangan, kondisi terakhir saat tewas, Meritha mengalami patah tangan kanan, muka dan hidung berdarah, serta memar akibat benturan ditubuh. Juga, Polisi mengamankan beberapa barang bukti dari tempat kejadian perkara, yakni dompet warna coklat berisi KTP, kartu ATM, Kartu Indonesia Sehat, SIM C atas nama Korban, HP iPhone, kalung warna putih, cincin, STNK motor AB 2851 NN, dan kunci sepeda motor merek honda. “Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum. Kasusnya ditangani oleh Polsek Metro Tanah Abang,” tutup argo.(Red)

