Harian Memo Kepri, Nasional — Setelah 30 kali merampok di Sukabumi, Jawa Barat, aksi kejahatan Cucuk alias Unyil berakhir di kantor polisi.
Tidak itu saja, polisi terpaksa menembak kaki tersangka karena kabur saat ditangkap ketika akan kabur meninggalkan Sukabumi, Rabu (3/2019).
Setelah diobati tersangka masih diperiksa untuk mengetahui di mana saja Unyil merampok selama Januari hingga Maret.
Laporan yang ada baik di Polres Kabupaten Sukabumi maupun Polres Kota Sukabumi rampok sadis ini diduga sudah 30 kali beraksi.
Kasatreskrim AKP Rizaldi Satria Wibowo di Mapolresta Sukabumi, Rabu petang menyebutkan dari catatan polisi Unyil terakhir beraksi di wilayah Palasari, Kecamatan Sukabumi.
Setelah masuk dengan mencongkel pintu, karena kepergok, Unyil kalap dan Unyil membacok seorang satpam yang menghadangnya hingga terluka.
“Dia beraksi di rumah warga namun keburu dipergoki korban, warga berdatangan dan mengepung pelaku. Saat itu dia nyaris tertangkap warga namun akhirnya berhasil melarikan diri.Pelaku mengeluarkan parang lalu balik menyerang warga, seorang Satpam terluka kena bacok pelaku,” lanjut Rizaldi.
Polisi lalu memburu tersangka dan mengetahui tempat persembunyiannya Rabu pagi. Namun waktu disergap Unyil kabur sambil melawan petugas. Tidak mau burunnya lolos lagi maka terpaksa diambil tindakan tegas dengan nenembak kakiknya sehingga Unyil tersungkur.
Selama ini Unyil beraksi bersama dua temannya. Dan menurut Kasatreskrim AKP Rizaldi Satria Wibowo, selain pelaku masih ada dua orang temannya yang saat ini masih dalam perburuan pihaknya. “Mohon doanya agar mereka bisa segera kita tangkap,” tandas dia.
Sumber : Poskotanews

