Sebagian besar pekerja kantoran di kota besar menghabiskan lebih dari delapan jam sehari hanya untuk duduk menatap layar komputer tanpa menyadari bahaya terselubung yang mengintai kesehatan jantung mereka.

Rasa pegal di area leher dan pinggang sering kali kita anggap sebagai konsekuensi wajar dari rutinitas harian yang padat, padahal tubuh sebenarnya sedang mengirimkan sinyal bahaya yang cukup serius.

Penelitian medis terbaru menunjukkan bahwa perilaku duduk secara terus-menerus tanpa jeda dapat menurunkan laju metabolisme tubuh serta mengganggu kelancaran sirkulasi darah pada area kaki.

Kabar baiknya, menyempatkan diri untuk berolahraga berat di pusat kebugaran setelah jam kerja selesai ternyata bukan satu-satunya jalan keluar untuk menjaga kebugaran fisik kita secara optimal.

Konsep gerak singkat berkala yang kini populer dengan sebutan camilan fisik menawarkan pendekatan yang lebih masuk akal bagi siapa saja yang memiliki jadwal harian yang sangat padat.

Gaya hidup aktif ini mengajak kita untuk membagi aktivitas fisik menjadi potongan-potongan kecil berdurasi satu hingga tiga menit yang dilakukan secara konsisten di sela-sela jam kerja.