Hasan juga mengapresiasi dukungan aparat keamanan dalam menjaga kelancaran kegiatan. Ia menyebut situasi selama hari pertama festival berlangsung aman dan tertib.

“Kita berterima kasih kepada Polresta Tanjungpinang, Polda Kepri yang telah memberikan izin dalam kegiatan keramaian ini. Masyarakat Tanjungpinang sangat tertib,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti Festival Kopi Merdeka dapat terus digelar di Tanjungpinang.

Selain memberikan hiburan bagi masyarakat, event tersebut dinilai mampu menghidupkan kawasan pusat kota sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal.

Dinas Pariwisata Kepri juga telah menyiapkan sejumlah agenda pariwisata lainnya hingga akhir 2026.

Beberapa kegiatan di antaranya dijadwalkan berlangsung pada Oktober dan November, termasuk Moon Kek dan Malay food Festival.