Pengunjung disarankan mengenakan pakaian berbahan ringan yang mudah menyerap keringat serta alas kaki yang tidak licin agar tetap nyaman saat berjalan di jalur tanah.

Membawa topi lebar, penolak serangga, serta persediaan air minum secukupnya dalam wadah guna ulang sangat dianjurkan demi mengurangi sampah plastik di kawasan wisata alam.

Kesadaran untuk selalu membawa pulang kembali sampah pribadi menjadi tanggung jawab moral setiap wisatawan demi menjaga kelestarian ekosistem rawa dan karst yang rentan ini.

Membeli produk kerajinan tangan atau makanan ringan buatan warga lokal merupakan langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan ekonomi komunitas yang menjaga bentang alam ini.

Akses perjalanan menuju lokasi wisata dari pusat Kota Makassar cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan darat dalam waktu perjalanan sekitar satu hingga dua jam.

Angkutan umum maupun penyewaan mobil pribadi tersedia melimpah dengan tarif yang relatif terjangkau bagi para pelancong yang merencanakan perjalanan secara mandiri maupun rombongan.