Kebab yang menggunakan daging babi juga ditemukan dalam masyarakat Armenia, Yunani, dan komunitas Kristen di Timur Tengah
Jika makanan Kebab merujuk pada cara pengolahan daging ala Timur Tengah, maka makanan Shawarma merujuk pada cara menyajikannya.
Penyajian makanan Shawarma umumnya berupa irisan daging tipis yang ditumpuk dengan sayuran dan dibungkus dengan roti pita tipis. Daging untuk isian makanan Shawarma seringkali dipanggang menggunakan alat panggang vertikal yang bisa berputar
Penyajian makanan Shawarma memang sangat mirip dengan Doner kebab yang memang resepnya berasal dari Ottoman. Jadi bisa dibilang bahwa makanan Shawarma sebetulnya bagian dari cara penyajian Doner Kebab.
Namun pada akhirnya cara penyajian makanan Shawarma lebih berkembang di masyarakat Timur Tengah dan Semenanjung Arab.

