Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata di Kepulauan Riau.

Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi sehingga perlu dijaga kebersihan serta kenyamanannya agar wisatawan merasa betah saat berkunjung.

“Melalui Gerakan Wisata Bersih dan Indonesia ASRI ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan destinasi wisata agar tetap bersih, sehat, indah, dan nyaman,” ujar Hasan.

Ia menambahkan, kualitas lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata dan meningkatkan citra Kepulauan Riau sebagai daerah tujuan wisata unggulan.

Program Gerakan Wisata Bersih dan Indonesia ASRI direncanakan akan terus berlanjut di sejumlah destinasi wisata prioritas lainnya di Kepri sepanjang tahun 2026, termasuk kawasan Pantai Trikora dan Gurindam 12 Tanjungpinang.