HARIANMEMOKEPRI.COM – Penutupan Festival Silat Serumpun 2025 Perisai Negeri berlangsung meriah di Pelataran Utama Tugu Sirih, Kawasan Taman Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, Sabtu malam (27/9/2025).
Kegiatan budaya yang sarat nilai tradisi Melayu ini dihadiri langsung oleh Dandim 0315 Tanjungpinang Letkol Inf Abdul Hamid, bersama sejumlah tokoh penting dari pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, hingga presiden silat dari negara serumpun.
Wakil Walikota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, dalam sambutannya menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang pertunjukan silat, melainkan juga wadah silaturahmi dan pelestarian budaya.
“Festival ini bukan hanya unjuk kebolehan seni bela diri, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan melestarikan warisan budaya Melayu yang penuh nilai luhur. Silat bukan hanya gerakan fisik, melainkan mengandung falsafah tentang kebersamaan, disiplin, dan kehormatan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan, serta berharap festival ini dapat memperkenalkan silat sebagai warisan dunia kepada generasi muda.
Rangkaian acara penutupan diwarnai dengan pertunjukan gelanggang silat Melayu, pengumuman pemenang lomba berbagai kategori, serta hiburan musik dan joget dangkong yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat.
Tercatat lebih dari 500 warga memadati kawasan Tugu Sirih untuk menyaksikan festival tersebut.
Acara ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang dengan penuh khidmat. Suasana kebersamaan, semangat budaya, dan persaudaraan serumpun tampak begitu kental sepanjang kegiatan.
Festival ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas budaya sekaligus menjadikan Tanjungpinang sebagai pusat pengembangan seni dan tradisi Melayu.

