“Tujuan kegiatan ini adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok meskipun permintaan menjelang hari besar keagamaan meningkat,” ujar Riany.
Menurutnya, sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat.
Tahun ini, pihaknya menggandeng enam distributor utama untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kegiatan semacam ini rutin kami lakukan setiap menjelang hari besar keagamaan. Kami juga melibatkan petani lokal untuk menyediakan sayur mayur segar,” tambahnya.
Selain kegiatan bazar, Disdagin juga terus melakukan pemantauan harga secara rutin di lapangan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam mengendalikan harga pangan.
“Setiap hari tim kami turun untuk melakukan survei harga di pasar rakyat. Hasilnya kami laporkan ke Kemendagri melalui sistem SP2KP,” jelas Riany.
Ia menyebutkan, dua pasar rakyat yang menjadi sampel survei harga adalah Pasar Bintan Center dan Pasar Puan Perak.

