“Tapi harga kita cek cukup terjangkau buktinya ramai orang dari pagi tadi. Dan kita batasi seperti cabai itu hanya seperempat karena terbatas,” lanjutnya.
Baca Juga: 2024 Upah Minimum Provinsi Kepri Naik Rp3,4 Juta Dari Tahun Sebelumnya
Pada kesempatan yang sama Kabid Ketahanan Pangan DP3 Tanjungpinang Yesi Pardeawati mengungkapkan Gerakan pangan murah ini diadakan dalam rangka gerakan Nasional pengendalian inflasi pangan
Serta untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang akhir tahun, seperti pada tahun sebelumnya terjadi gejolak harga pangan seperti yang terjadi saat ini.
Baca Juga: Usai Kalah Dengan Irak 1-5, Shin Tae Yong Ingin Anak Asuhannya Menang Lawan Filipina Malam Nanti
“Sekarang aja terjadi gejolak harga beras dan cabai. Sekarang cabai merah di pasar antara Rp86 sampai Rp90 ribu, menjawab persoalan masyarakat ini maka Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan hadir untuk memenuhi produk pangan yang murah berkualitas baik,” jelas Yesi.
Dirinya menambahkan seyogyanya pihak DP3 Tanjungpinang ingin melakukan Gerai Pangan Murah setiap hari namun mengingat keterbatasan anggaran dan stok bahan pangan sehingga dilakukan 4 kali pada bulan November dan Desember.
Gerakan Pangan Murah, Yesi melanjutkan konsepnya lebih dekat dengan masyarkat padat penduduk, jauh dari pasar. Oleh karena itu pihaknya akan melihat titik titik keramaian masyarakat.
Baca Juga: Hasan Dorong Pemanfaatan Sorgum Alternatif Pangan Berkualitas

