“Kami menurunkan armada dari Pos Sukaberenang sebanyak dua unit mobil ditambah armada Pos Bintan Center dan suplai air dari BPBD Tanjungpinang sehingga jumlah personel yang dikerahkan sekitar 20 orang,” jelas Dery.
Setibanya di lokasi, Pemadam Kebakaran langsung bergegas menjinakkan si jago merah mengingat Lorong Bunyu dipadati permukiman warga
“Karena padat rumah warga jadi kami segera padamkan api di bagian tengah sementara yang lain back up rumah sampingnya,” terangnya.
Kebakaran diduga terjadi korsleting listrik dimana kondisi rumah dalam keadaan kosong, menurutnya api bermula dari bagian depan.
“Karena ada genset, brankas didalamnya terdapat berkas berkas lama serta banyak tumpukan baju, lemari,” ungkapnya.
Saat proses pemadaman, api kembali membesar akibat dari tumpukan kasur bekas, dan pakaian bekas sehingga dilakukan pembongkaran.
“Karena posisi di bawah banyak kasur bekas, tumpukan pakaian bekas jadi kita bongkar dulu, saat ini kita lakukan pendinginan lagi biar tidak menimbulkan kobaran api lagi,” pungkas Dery.

