HARIANMEMOKEPRI.COM — Pj Walikota Tanjungpinang Hasan terima prestasi luar biasa dari Kelurahan Tanjungpinang Barat atas penghargaan Desa/Kelurahan Bebas Stunting.

Penghargaan yang diperoleh Pj Walikota Tanjungpinang Hasan tersebut pada pelatihan dan lokakarya Nasional, sekaligus penyerahan penghargaan desa/kelurahan bebas stunting award 2023

Baca Juga: Fit And Proper Test Bersama Komisi I DPR RI Sebagai Calon Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto Ingin Jadikan TNI Prima

Yang gelar oleh Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), di Hotel Sahid Jaya Convention & Exhibition Center, Jogjakarta, Senin (13/2023).

Pj Walikota Tanjungpinang Hasan menyampaikan penghargaan ini diterima dalam kategori intervensi sensitif pengendalian stunting.

Baca Juga: Satreskrim Polresta Tanjungpinang Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sesama Jenis, Sebanyak 43 Adegan Diperagakan

Prestasi dan capaian ini merupakan hasil dari komitmen serta kerjasama dari semua pihak dalam penanggulangan menurunkan jumlah stunting.

“Untuk itu, saya turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala BKKBN Kepulauan Riau, Kadis Kesehatan, Camat dan Lurah, PKK Kelurahan, PLKB Kelurahan, termasuk RT/RW, ketua Kampung KB Kelurahan Tanjungpinang Barat, serta seluruh masyarakat,” kata Hasan.

Baca Juga: Indonesia U17 Raih Trend Positif Atas Panama 1-1, Arkhan Kaka Kembali Jadi Penyelamat Pada Babak Kedua

Penghargaan ini, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan melanjutkan bukan sekadar prestasi kelurahan, tetapi juga menjadi kado berharga dari pemerintah untuk seluruh masyarakat Kelurahan Tanjungpinang Barat.

“Karenanya, sinergi itu penting sebagai langkah positif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas stunting,” tambah Hasan.

Baca Juga: Asintel Kejati Kepri Tengku Firdaus Jadi Narasumber Workshop Evaluasi Pengelolaan Dana Desa, Tingginya Potensi Korupsi Di Daerah

Penghargaan ini, kata Hasan, diberikan pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi kelurahan dalam penanganan stunting, yang dilakukan melalui partisipasi dan swadaya masyarakat.

Dimana Pemerintah pusat memberikan penghargaan ini berdasarkan penilaian terhadap inovasi Kelurahan Tanjungpinang Barat dalam penanganan stunting.

Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Percaya Diri Hadapi Panama Malam Ini Pada Laga Group A Piala Dunia U17 2023

Kelurahan Tanjungpinang Barat ini berhasil melibatkan masyarakat secara aktif dengan kegiatan dan penganggaran yang berasal dari partisipasi atau swadaya masyarakat.

Seperti memberikan asupan makanan sehat dan bergizi dengan protein tinggi kepada anak yang terindikasi stunting.

Baca Juga: Belasan Unit Transportasi Listrik Ramah Lingkungan Siap Beroperasi Di Pulau Penyengat

“Sementara di tempat lain, penanganannya dilakukan melalui dana APBD yang diprioritaskan untuk mengatasi masalah stunting,” ujarnya.

Pj Walikota Tanjungpinang Hasan berharap pencapaian ini akan memotivasi semangat lebih dalam menurunkan angka stunting di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang.

Baca Juga: Ketua MUI Tanjungpinang Ajak Masyarakat Hadapi Fatwa MUI Dengan Bijak Dan Tidak Emosional Jangan Sampai Terjadi Perpecahan

“Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi prioritas nasional. Dengan target nasional menurunkan prevalensi stunting hingga 14% pada tahun 2024, diperlukan aksi nyata dan upaya lebih. Semoga inovasi dan capaian ini dapat menjadi inspirasi dan diadopsi oleh kelurahan lain di kota Tanjungpinang,” jelasnya

Baca Juga: RBSG Ajak Seluruh Tim Relawan Ganjar Untuk Sukses Perhelatan Pemilu Mendatang

Selain itu, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan menghimbau setiap Kelurahan untuk konsisten dalam menjaga inovasi yang berdampak pada penurunan stunting di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Djony Janto Dilantik Sebagai Ketua Umum PSMTI Tanjungpinang Bintan 2023-2027, Randy Tan Berharap Saling Kompak Dan Menghormati

“Kami berharap kota Tanjungpinang dapat mencapai status zero stunting atau bebas stunting,”pungkasnya.