“Kita minta agar anak-anak SMK di Tanjungpinang bisa praktek di sana. Kalau hasilnya bagus, mereka bisa langsung diserap menjadi tenaga kerja,” ujar Lis.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas penerangan kota, tapi juga membuka peluang kerja bagi generasi muda Tanjungpinang.

