“Karhutla dapat terjadi apabila pada saat membakar sampah, percikan api dapat menyebar ke tempat kering sehingga mudah terbakar,” jelasnya.
Lis meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Upaya pencegahan dinilai penting untuk menjaga lingkungan sekaligus menghindari meluasnya Karhutla di wilayah Kota Tanjungpinang.

