Tanjungpinang – Pada perayaan Klenteng Chi Khong Huo Fooh ( Klenteng Teladan Tanjungpinang ) Anggota DPRD Provinsi Kepri Lis Darmansyah yang hadir secara langsung menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini, Senin ( 03/10 ) malam.

Lis ( sapaan akrabnya_red ) beserta beberapa anggota DPRD Kota Tanjungpinang tampak menikmati keakraban bersama warga Tionghoa yang ada di Lorong Teladan tempat terlaksananya perayaan Klenteng Chi Khong Huo Fooh tersebut.

Lis juga mengatakan ada sebuah hal yang sangat menarik khususnya di Kota Tanjungpinang pertama adalah kekerabatan kebersamaan antara masyarakat saudara-saudara dari etnis Tionghoa dengan masyarakat pribumi lainnya artinya di sinilah bahwa Tanjungpinang dari zaman dahulu sudah terbangun kebersamaan kekeluargaan. Serta dirinya mengajak bagi masyarakat yang belum vaksin agar segera vaksin demi mencegah penularan Covid 19 walaupun saat ini pandemic belum usai.

“Di sini kita tidak lagi mengenal ada etnis tersendiri tapi kita semua sudah jadi satu kesatuan adalah keluarga besar masyarakat kota Tanjungpinang, kebersamaan ini tentunya harus kita tetap jaga dan dalam kesempatan ini dalam rangka sembahyang keselamatan, tadi Walikota menyampaikan bahwa kurun waktu lebih kurang 2 tahun kita tidak melaksanakan aktivitas-aktivitas apapun khususnya aktivitas yang mengundang orang ramai tapi alhamdulillah pandemic ini belum berakhir dan tentunya yang hadir di sini khususnya di lorong teladan kita harapkan yang belum vaksin yang ketiga kali kita vaksin dulu karena kalau orang terinfeksi virus covid artinya kekebalan tubuh kita semuanya bisa bertahan pasukan di dalam tubuh ini bisa melawan virus covid. Saya menyarankan ayo sama-sama kita vaksin kembali mudah-mudahan kita sudah bisa memproteksi menjaga diri kita dan keluarga kita untuk mencegah virus covid bisa mematikan kepada diri kita semuanya,” ungkapnya.

Dirinya merasakan selama kurun waktu dua tahun akibat pandemic, sektor pertumbuhan ekonomi belum kembali normal, diharapkan pada sembahyang keselamatan oleh Warga Tionghoa di Lorong Teladan bisa menolak hal-hal buruk dan bisa mengembalikan pemulihan ekonomi khususnya di Kota Tanjungpinang bisa semakin baik.

“Tahun depan APBN itu sudah diketok, APBN kita masih minus 500 triliun artinya ekonomi kita tahun depan belum kembali normal tetapi mudah-mudahan bapak dan ibu sekalian maka upaya kita adalah untuk melaksanakan dan terus mengembangkan serta menjaga kebersamaan ini karena kalau orang kebersamaan di sini tentu harus kita jaga sehingga semua orang Islam sembahyang orang Buddha rajin pergi ke Klenteng, orang Kristen pergi ke Gereja. Di sini kita terkenal dengan toleransi maka dengan doa bersama dengan agamanya masing-masing kita doakan semoga ekonomi di Kota Tanjungpinang dan ekonomi nasional akan semakin baik lagi,” pungkasnya.