“Ini harus dilakukan secara terukur agar hasilnya bermanfaat luas bagi peningkatan ekonomi daerah,” jelasnya.
Selain meningkatkan PAD, langkah ini juga selaras dengan misi pemerintahan Lis Raja dalam menata dan membenahi Kota Tanjungpinang agar lebih representatif di semua bidang pembangunan.
Infrastruktur dan sarana prasarana wilayah juga akan dikembangkan dengan mengedepankan kearifan lokal serta wawasan lingkungan.
“Tim sudah mulai berkoordinasi dengan ATR/BPN untuk mengidentifikasi penguasaan lahan fasum, rumija, dan ruwasja,”
“Setelah data terkumpul, kita akan menyusun regulasi yang diperlukan agar penataan wilayah semakin baik dan memberikan manfaat bagi daerah,” pungkas Lis.

