Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang ke depan akan berupaya menyusun program yang berkelanjutan untuk memperhatikan kebutuhan para lansia, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga aspek kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan ke depan kita buat program yang berkesinambungan. Persoalan lansia bukan hanya kesehatan, tetapi juga menyangkut kehidupan mereka secara keseluruhan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lis juga menyoroti keberadaan seorang lansia berusia 95 tahun yang kini tinggal di rumah singgah milik Dinas Sosial, setelah sebelumnya tinggal di Kelurahan Air Raja.
“Dengan tinggal di rumah singgah, diharapkan mereka bisa merasakan kebahagiaan di usia senja,” jelasnya.
Lis juga berkomitmen untuk mewujudkan pusat aktivitas lansia sebagai sarana para lansia dalam berkegiatan sosial dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Insyaallah, sesuai komitmen saya, kita akan bangun pusat aktivitas lansia. Kita kaji dulu apakah di kawasan Pamedan atau lokasi lain yang tepat,” ungkapnya.

