Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan bahwa budaya menikmati kopi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tanjungpinang.

Festival Kopi Merdeka, kata dia, tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan keragaman kopi sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menarik wisatawan dari luar daerah sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ujar Ansar.

Ansar juga menyinggung rencana pembangunan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat. Kehadiran monumen tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru sekaligus memperkuat nilai sejarah bahasa Indonesia dan perjalanan budaya di Kepulauan Riau.

Di sisi keamanan, Polresta Tanjungpinang melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup.

Personel ditempatkan di sejumlah titik untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi acara Festival Kopi Merdeka.