HARIANMEMOKEPRI.COM – Apel pembukaan Posko Monitoring Angkutan Lebaran Tahun 2026 digelar di selasar terminal Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan pelayanan transportasi udara menjelang arus mudik Lebaran.
Apel tersebut dipimpin oleh General Manager Kantor Cabang Bandara RHF, Mohamad Setiadi Dermawan menegaskan bahwa periode angkutan Lebaran merupakan salah satu masa puncak (peak season) bagi sektor transportasi udara sehingga membutuhkan kesiapan maksimal dari seluruh pihak terkait.
Menurutnya, pembukaan posko monitoring ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman, selamat, dan lancar selama periode mudik Lebaran.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Pangkalan TNI AU Raja Haji Fisabilillah yang diwakili Kadisops Mayor Lek Kristian Teja Giri, perwakilan Pangkalan TNI AL Tanjungpinang Mayor Laut (P) Desly Robert, perwakilan Wing Udara 1 TNI AL Letkol Laut (P) Zulda Hendra, perwakilan Komando Distrik Militer 0315/Tanjungpinang Mayor HS Putra, Korwil II Badan Intelijen Negara Slamet Supriyanto, serta Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Tanjungpinang Kombes Pol Mohamad Dafi Bastomi.
Dalam amanatnya, Setiadi menekankan pentingnya kesiapan dari sisi pelayanan, keamanan, serta keselamatan penerbangan.
Seluruh personel diminta mengutamakan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa bandara dengan memastikan standar pelayanan terpenuhi.
Selain itu, seluruh pihak juga diminta melakukan mitigasi serta menyiapkan rencana kontinjensi untuk mengantisipasi potensi penumpukan penumpang di titik-titik rawan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Sementara itu, Kapolsek Bandara RHF Tanjungpinang Florensia Nirmala menyatakan pihak kepolisian siap mendukung pengamanan di wilayah bandara dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026.
“Seluruh pihak juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta memperkuat koordinasi antarinstansi guna menjaga situasi bandara tetap kondusif,” ujar Florensia.

