Sebanyak 396 personel dilibatkan dalam pengamanan, terdiri dari Polri, TNI, Mitra Polri seperti Senkom, hingga Pramuka.

“Operasi ini bersifat kemanusiaan, sasarannya adalah masyarakat yang melakukan mudik, kegiatan keagamaan seperti pawai, tarawih, dan aktivitas lainnya yang membutuhkan pengamanan,” jelas Hamam.

Untuk menunjang pelaksanaan operasi, Polresta Tanjungpinang telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan.

“Ada dua Pos Pengamanan yang kami siapkan, salah satunya di Ramayana Km 10. Sementara Pos Pelayanan akan berada di Bandara Raja Haji Fisabilillah dan Pelabuhan Sri Bintan Pura,” ungkapnya.

Selain pelabuhan dan bandara, pengamanan juga difokuskan pada lokasi-lokasi strategis seperti objek wisata, terminal, pusat perbelanjaan, SPBU, rumah sakit, dan titik keramaian lainnya.

Operasi Ketupat Seligi 2025 ini akan berlangsung selama masa arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1446 H, sebagai upaya mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat Tanjungpinang.