Lis juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mematuhi aturan dan imbauan yang telah disampaikan oleh petugas di lapangan.

“Jangan memaksakan diri. Ikuti semua arahan dari pemerintah maupun petugas agar perjalanan mudik aman dan nyaman,” pesannya.

Sementara itu, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, mengatakan apel tersebut digelar untuk mengecek kesiapan personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2025.

Sebanyak 396 personel dilibatkan dalam pengamanan, terdiri dari Polri, TNI, Mitra Polri seperti Senkom, hingga Pramuka.

“Operasi ini bersifat kemanusiaan, sasarannya adalah masyarakat yang melakukan mudik, kegiatan keagamaan seperti pawai, tarawih, dan aktivitas lainnya yang membutuhkan pengamanan,” jelas Hamam.

Untuk menunjang pelaksanaan operasi, Polresta Tanjungpinang telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan.

“Ada dua Pos Pengamanan yang kami siapkan, salah satunya di Ramayana Km 10. Sementara Pos Pelayanan akan berada di Bandara Raja Haji Fisabilillah dan Pelabuhan Sri Bintan Pura,” ungkapnya.