Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para anggota PKK dan masyarakat apabila belum dapat menghadiri seluruh kegiatan keagamaan di berbagai kecamatan karena kesibukan menjalankan amanah sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Tanggamus.

Menurutnya, salah satu kunci hidup yang tenang dan harmonis adalah menjaga lisan, pendengaran, dan pandangan dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

“Kalau ingin hidup tenang ada tiga syaratnya, yaitu menjaga mulut, mata, dan telinga. Jangan banyak membicarakan hal yang tidak perlu, jangan mendengarkan yang tidak perlu didengar, dan jangan melihat yang tidak perlu dilihat,” katanya.

Ia menilai sikap tersebut dapat menghindarkan seseorang dari prasangka buruk, fitnah, hingga berbagai persoalan yang kerap muncul dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Siti Mahmudah juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Yang didengarkan cukup yang baik-baik saja. Kadang satu cerita bisa berkembang ke mana-mana hingga menimbulkan kegaduhan. Karena itu kita harus lebih berhati-hati,” pesannya.