HARIANMEMOKEPRI.COM,— Gelaran Tanjungpinang Bermunajat 2025 resmi dimulai, Jumat (30/5/2025), di Lapangan Pamedan Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang.

Kegiatan Tanjungpinang Bermunajat ini diselenggarakan selama tiga hari hingga 1 Juni 2025 sebagai upaya menciptakan suasana kota yang damai dan sejuk menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H.

Beragam kegiatan mewarnai perhelatan ini, mulai dari pertunjukan Marawis Pasir Putih, Festival Band Religi, lomba marawis, hingga fashion show anak-anak Muslim-Muslimah.

Tak hanya itu, acara Tanjungpinang Bermunajat juga dimeriahkan oleh 50 stan bazar UMKM, baik kuliner maupun non-kuliner, yang berjejer di sekitar area lapangan.

Tanjungpinang Bermunajat 2025 digagas oleh Joko Yuhono, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, sebagai bentuk kontribusi terhadap kehidupan keagamaan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Sekretaris panitia pelaksana, Ramdhan Khalili S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang religius, tetapi juga sarana untuk menghidupkan perekonomian lokal serta mengasah kreativitas generasi muda.

Maksud dan tujuan Tanjungpinang Bermunajat ini adalah untuk menghidupkan UMKM dan perekonomian masyarakat.

“Kami juga membuka ruang untuk anak-anak muda berkreasi lewat festival band religi, lomba marawis, dan fashion show,” ujar Ramdhan yang juga menjabat sebagai Ketua GP Ansor Tanjungpinang.

Pada malam kedua, lanjut Ramdhan, akan digelar munajat dan doa bersama untuk para pejuang, tokoh, serta raja-raja yang pernah berjasa di Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut juga sekaligus memperingati Hari Lahir GP Ansor ke-91.

Acara juga menghadirkan tausiyah dari Letkol Laut (K) Rokhim Hadi Anwar, yang akrab disapa Ustadz Blankon Loreng, seorang da’i nasional yang kerap tampil di Trans TV dan iNews TV.

Asisten I Bidang Kesra Pemko Tanjungpinang, Thamrin Dahlan, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan acara Tanjungpinang Bermunajat  ini.

Ia menyebut, Tanjungpinang Bermunajat menjadi simbol kota budaya Melayu yang agamis, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat berbasis komunitas.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, riak-riak Tanjungpinang dari sudut religi, budaya, dan ekonomi bisa menembus langit. Saya yakin dan percaya, Allah akan memberikan lebih dari apa yang kita minta,” ucap Thamrin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Atiek Rusmiaty Ambarsari, Kasat Binmas Polresta Tanjungpinang AKP Iwan Nopriawan, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Tanjungpinang Bermunajat 2025 menjadi perhelatan perdana yang diharapkan dapat menjadi agenda tahunan sebagai ruang sinergi antara nilai-nilai religius, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.