Ia menambahkan, meskipun Kepri merupakan daerah yang heterogen dan berbatasan langsung dengan beberapa negara Asia, masyarakatnya mampu hidup berdampingan secara damai.
Hal tersebut turut mendukung keberlangsungan pembangunan serta pencapaian indikator ekonomi dan sosial yang positif.
Sementara itu, Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar dalam tausyiahnya mengulas makna mendalam dari peristiwa Isra Miraj sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra.
“Isra merupakan perjalanan horizontal yang berlangsung sangat cepat, sedangkan Miraj berada di luar jangkauan nalar manusia. Peristiwa ini menegaskan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai hamba Allah dengan derajat tertinggi,” tutur Imam Besar Masjid Istiqlal.
Melalui peringatan Isra Miraj ini, Pemprov Kepri berharap nilai-nilai keimanan dan persaudaraan semakin menguat dalam kehidupan masyarakat Kepulauan Riau.

