HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 H di Masjid Raya Sultan Riau, Pulau Penyengat, Minggu (26/1/2025) malam.

Isra Miraj merupakan peristiwa penting bagi umat Islam karena sarat dengan nilai-nilai iman, kemuliaan jiwa, dan kesucian rohani.

Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, menyampaikan bahwa Isra Miraj adalah salah satu peristiwa monumental dalam perjalanan kenabian Muhammad SAW.

“Dengan demikian, hikmah dari peristiwa Isra Miraj ini merupakan bukti kebesaran dan kekuasaan Allah yang tidak bisa dibandingkan dengan makhluk lainnya,” ujar Andri.

Ia berharap peringatan Isra Miraj dapat menambah wawasan keimanan masyarakat kepada Allah SWT serta mewujudkan Kota Tanjungpinang yang berilmu, agamis, berbudaya, dan toleran.

“Masyarakat Tanjungpinang yang agamis harus menjadi contoh bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga diisi ceramah oleh Ustaz Fadholi Farhan, yang menyampaikan bahwa Isra Miraj adalah peristiwa besar di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

“Salat mengajarkan hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan sesama manusia (hablum minannas). Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan sesama manusia juga merupakan perintah Allah,” jelas Ustaz Fadholi.

Ia juga menjelaskan bahwa peristiwa Isra Miraj terjadi pada tahun kesedihan (Amul Huzni), yaitu tahun ke-10 kenabian Nabi Muhammad SAW sekitar 619 Masehi.

Tahun tersebut ditandai dengan wafatnya istri Nabi, Siti Khadijah, serta pamannya, Abu Thalib, sehingga Nabi kehilangan perlindungan dari kabilahnya dan mengalami perlakuan buruk dari kaum Quraisy.

“Peristiwa ini sangat penting karena memengaruhi kehidupan dan perjuangan Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.