Seorang praktisi kesehatan mental menyebutkan bahwa kebiasaan mengheningkan cipta secara rutin membantu memulihkan energi emosional yang terkuras akibat rutinitas yang menjemukan.
Kembali ke Esensi Ibadah
Ibadah ritual yang kerap dijalankan secara terburu-buru kini ditata ulang agar menjadi momen jeda yang bermakna mendalam bagi setiap individu yang menjalankannya.
Ritual basuhan air wudu atau doa hening di sudut kapel tidak lagi sekadar kewajiban formalitas, melainkan sarana pembersihan pikiran dari tumpukan kecemasan harian.
Kehadiran ruang meditatif di beberapa pusat perbelanjaan modern juga menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat perkotaan akan tempat penyegaran rohani yang mudah dijangkau.
Arsitektur ruang doa masa kini semakin banyak mengadopsi elemen alam seperti gemercik air dan pencahayaan alami untuk menciptakan suasana yang menenangkan jiwa.
Pengelola gedung perkantoran bahkan mulai menyediakan area khusus yang bebas dari perangkat elektronik agar para karyawan bisa berdo’a dengan penuh kekhusyukan.

