Seorang arsitek asal Jakarta mengaku bahwa keputusan mengisolasi diri secara sukarela di dalam lingkungan pesantren telah menyelamatkan kesehatan mentalnya yang sempat berada di ambang batas.

Ia merasakan bagaimana kesunyian malam di kompleks saung kayu mampu memulihkan kepekaan inderanya yang selama ini tumpul akibat paparan kebisingan megapolitan setiap harinya.

Kiai pengasuh pesantren membimbing setiap sesi pemulihan dengan pendekatan yang lembut, mengajak peserta memahami arti ketenangan sejati yang tersembunyi di balik penerimaan diri secara utuh.

Aktivitas harian yang ditata secara teratur memaksa seluruh peserta meninggalkan kebiasaan mengeluh lalu menggantinya dengan ucapan rasa syukur atas setiap embusan napas yang masih tersisa.

Santapan Sederhana yang Menghidupkan Jiwa

Menu makanan yang disajikan selama program retret ini sangat jauh dari kesan mewah namun diolah menggunakan bahan-bahan organik segar yang dipetik langsung dari kebun sekitar kawasan.

Satu piring nasi beras merah dengan lauk tempe bacem dan sayur bening kelor dihabiskan dalam suasana hening penuh kesadaran akan berkah nikmat rezeki yang dihadirkan Sang Pencipta.