HARIANMEMOKEPRI.COM – Masyarakat Pulau Penyengat antusias menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Balai Kelurahan Penyengat, Jumat (5/9/2025) pagi.

Acara ini juga disejalankan dengan doa kebangsaan yang dihadiri Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Kepala Arsip Nasional RI Dr. Mego Pinandito, serta jajaran Forkopimda Provinsi Kepri.

Meski diguyur hujan, masyarakat bersama sejumlah Majelis Taklim dari Batam, BKMT Provinsi Kepri, dan BKMT Tanjungpinang tetap bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk tausyiah agama dari Ustadz Abdil Muhadir Ritonga.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengajak umat Islam untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana memperkuat persaudaraan.

“Sebagai umat Muslim, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memperbaiki diri dalam setiap aspek kehidupan. Melalui peringatan Maulid Nabi, mari kita jaga ukhuwah Islamiyah, mempererat persatuan, dan menciptakan harmoni di tengah masyarakat,” kata Ansar.

Ansar juga menyampaikan komitmen Pemprov Kepri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah program strategis, di antaranya:

Bantuan UEP (Usaha Ekonomi Produktif) sebesar Rp2 juta/orang untuk 215 penerima di Kota Tanjungpinang.

Program BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan sebanyak 1.236 penerima manfaat dengan total anggaran Rp249,1 juta.

Klaim BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan sebanyak 5 orang dengan total Rp168,6 juta.

Program BPJS Ketenagakerjaan untuk petani se-Kepri sebanyak 9.200 penerima manfaat dengan anggaran Rp1,83 miliar, termasuk 538 penerima di Tanjungpinang dengan anggaran Rp108,4 juta.

“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya peringatan Maulid Nabi ini. Semoga kita semua dapat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ansar.

Sementara itu, tausyiah yang dibawakan Ustadz Abdil Muhadir Ritonga mengangkat silsilah Nabi Muhammad SAW dengan gaya humoris, membuat para jamaah terhibur sekaligus mendapat pencerahan.